Recent News
Mitos dan Fakta Seputar Karbohidrat Supaya Kita Gak Gagal Paham

Mitos dan Fakta Seputar Karbohidrat Supaya Kita Gak Gagal Paham – Mitos dan Fakta Seputar Karbohidrat Supaya Kita Gak Gagal Paham. Pernah mendengar kaliamat ini, ‘Karbohidrat terus awas lohhh…tar kamu makin gemuk.” Alhasil kamu menghindari karbohidrat karena takut gemuk.

Karbohidrat adalah salah satu unsur nutrisi utama karena berfungsi sebagai sumber energi untuk tubuh. Tanpa karbohidrat kamu tidak akan punya tenaga untuk beraktivitas. Karbohidrat adalah salah satu sumber kalori selain lemak dan protein.

Mitos dan Fakta Seputar Karbohidrat Supaya Kita Gak Gagal Paham
Aku sumber karbohidrat yang baik lohhh…..Gambar oleh pictavio dari Pixabay

Kamu yang ingin menurunkan berat badan pasti menghindari karbohidrat kan ?  Padahal faktanya karbohidrat tetap harus kamu konsumsi dalam jumlah yang tepat lohhh….Nyatanya karbohidrat dari makanan utuh sangat sehat dan bergizi, sedangkan karbohidrat dari makanan olahan dan karbohidrat sederhana memang kurang serat dan nutrisi.

Kalau kamu terlalu banyak konsumsi karbohidrat olahan maka akan dikaitkan dengan resiko penyakit jantung, obesitas dan diabetes tipe 2. Supaya kita semua sama – sama tahu ketahui dulu fakta atau mitos seputar karbohidrat yang bersumber dari kompas.com.

1. Karbohidrat bikin berat badan naik

Menurut ahli gizi terdaftar Kristin Kirkpatrick, MS, RD, LD, karbohidrat dari biji – bijian tidak membuat tubuh menjadi gemuk. Menurutnya mitos ini muncul karena adanya efek insulin pada karbohidrat. Konsumsi karbohidrat akan meningkatkan kadar glukosa darah dan insulin. Ini mengalihkan glukosa ke sel tubuh.

Jumlah dan jenis karbohidrat yang kamu makan yang dapat menaikkan berat badan. Karbohidrat tinggi kalori seperti nasi putih, nasi dan pasta, dan makanan ringan seperti krupuk, keripik, dan pretzel akan menaikkna kadar glukosa darah dengan cepat.

Sedangkan karbohidrat yang tinggi serta seperti beras merah, atau protein sepeti kacang – kacangan akan menaikkan glukosa lebih lambat, lebih sedikit membutuhkan insulin dan membuat kamu kenyang lebih lama.

Ahli gzi Julia Zumpano menyarankan batasi konsumsi karbohidrat menjadi sekitar satu cangkir per makanan jika kamu mau menurunkan berat badan. Beliau mengatakan penting bagi kita untuk membatasi asupan karbohidrat menjadi 40 atau 45 % dari total kalori. Lemak sehat menjadi 30 sampai 35 % dari total kalori, protein tanpa lemak mengisi 30% sisanya.

2. Hanya makanan berwarna putih yang mengandung karbohidrat

Jangan salah tidak cuma nasi putih, kentang, roti, pasta dan minuman manis yang mengandung karbohidrat (Anna Taylor, MS, RD, LD, CDE, dari Cleveland Health Clinic ). Diluar itu ada banyak makanan yang tidak berwarna putih tetapi juga banyak mengandung karbohidrat. Ubi jalar, jagung, kacang polong, labu, semua biji – bijian , termasuk oat, quinoa, dan gandum utuh, yoghurt, susu dan juga buah.

Menurut Anna Taylor karbohidrat berserat tinggi seperti polong – polongan, sayuran bertepung dan buah – buahan, dan karbohdrat berportein tinggi seperti polong – polongan, yoghurt, dan susu, umumnya lebih bergizi daripada karbohidrat rendah serat seperti permen, biji – bijian olahan, dan minuman manis.

3. Semua karbohidrat putih harus dihindari.

Faktanya ada makanana kaya karbohidrat yang dianggap makanan putih, justru penting buat kesehatan. Mereka mengandung fitonutrien, memiliki ativitas antioksidan dan mendukung kekebalan tubuh.

Kentang misalnya, reputasinya tidak terlalu baik tetapi nyatanya kentang kaya serat, potasium,dan vitamin C  yng baik untuk tubuh kamu.

Memang benar makanan berwarna putih dari biji – bijian olahan lebih tinggi glikemik indeknya sehingga meningkatkan kadar gual darah denagn cepat dan dapat memicu peradangan.

Tetap berpegang pada porsi yang tepat. Kentang misalnya cukup setengah dari ukuran kentang sedang.

Sumber karbohidrat kaya nutrisi yang layak kamu nikmati (Rachel Stockle, RD, LD ),  yaitu :

  • Bunga kol
  • Kentang
  • Kacang dan biji – bijian
  • Bawang bombay dan bawang putih
  • Kacang polong
  • Jahe
  • Apel

4. Buah tinggi karbohidrat karena itu harus dihindari

Orang sering mengatakan bahwa buah kaya akan gula. Faktanya buah kaya nutrisi sumber vitamin, mineral, fitonutrien dan serat. Buah mengandung gula alami fruktosa. Banyak buah saat ini dikonsumsi dariapda porsi yang direkomendasikan. Hal inilah ynag membuat jumlah kaliri harian dan karbohidrat kamu naik dengan cepat.

Satu porsi buah apel, plum persik dan pir seukuran bola tenis. Satu porsi pisang 4 inchi, dan 17 anggur kecil. Konsumsi buah segar dengan cara dikunyah seperti biasa bukan dijus, karena jus kurang serat dan tinggi fruktosa.

Intinya kamu tidak perlu menghindari karbohidrat. Kalau kamu ingin menurunkan berat badan menerapkan diet sehat dan seimbang dengan membatasi jumlah kalori, tentu lebih baik daripada kamu menghindari jenis makanan tertentu. Pilih karbohidrat yang kaya protein, serat, vitamin dan mineral, dan reject aja yang tidak bernutrisi. (Kate Patton, MEd, RD, CSSD, LD.)

BACA JUGA : Solusi Alami Untuk Leukimia Alias Penyakit Kanker Darah Ada Disini

 

News Reporter
Ibu seorang putri. Senang berbagi kebaikan dan memasak. Menjadi Agen Smart Detox karena ingin membantu semua orang untuk mendapatkan kesehatannya dengan mudah dan murah. Saya dapat dihubungi di nomor 0813-3757-6357 atau 081-856-1756

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Shares
error: Content is protected !!
Open chat
Perlu bantuan
Klik untuk konsultasi dan order